PRODUKSI SERAGAM BATIK SEKOLAH UNTUK WILAYAH SAMARINDA

PRODUKSI SERAGAM BATIK SEKOLAH UNTUK WILAYAH SAMARINDA

seragam batik sekolah
seragam batik sekolah

Kota Samarinda merupakan Ibukota Kalimantan Timur, jika Balikpapan adalah pintu gerbang akses menuju Kalimantan Timur, maka Samarinda adalah pintu gerbang akses menuju pedalaman Kalimantan Timur. Kota Samarinda memiliki sebuah sungai yang membelah kota, namanya adalah Sungai Mahakam. Di bagian seberang sungai dinamakan daerah “Samarinda Seberang”.

Kota Samarinda memiliki kemiripan dengan beberapa kota di Kalimantan Timur, Kota Samarinda kaya akan hasil bumi seperti minyak, tambang batu bara, pasir kuarsa, selain itu pertanian juga tumbuh dengan pesat di kota ini, tidak ketinggalan pariwisata juga mulai digalakkan sebagai salah satu devisa daerah Samarinda.

Samarinda zaman dahulu adalah salah satu wilayah Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura. Di wilayah tersebut belum ada desa maupun kota hingga pertengahan abad ke-17, dahulu wilayah Samarinda merupakan lahan persawahan bagi beberapa penduduk. Lahan persawahan dan perladangan hanya berpusat di sepanjang tepi Sungai Karang Mumus dan sungai Karang Asam.

Pada tahun 1668, rombongan orang-orang Bugis Wajo yang dipimpin La Mohang Daeng Mangkona yang bergelar “Pua Ado”. Melakukan perjalanan dari Kesultanan Gowa ke Kesultanan Kutai. Mereka bermaksud untuk pindah menuju Kesultanan Kutai karena mereka tidak mau tunduk dan patuh terhadap Perjanjian Bongaya, tidak lama setelah Kesultanan Gowa kalah akibat diserang oleh pasukan Belanda.

Kota Samarinda terletak di wilayah khatulistiwa dengan koordinat di antara 0°21’81″–1°09’16” Lintang Selatan dan 116°15’16″–117°24’16” Bujur Timur.

Luas wilayah Kota samarinda secara keseluruhan mencapai 718 km² atau 71.800 Ha, dengan ketinggian 10.200 Cm di atas permukaan laut.

Kota Samarinda beriklim tropis basah, hujan sepanjang tahun. Temperatur udara antara 22°C – 32°C dengan curah hujan rata-rata per tahun 2.345 Mm, sedangkan kelembaban udara rata-rata 81,4%. Sesuai dengan kondisi iklim di Kota Samarinda yang tergolong dalam tipe iklim tropika humida, maka jenis-jenis tanah yang terdapat di daerah inipun tergolong ke dalam tanah yang bereaksi masam.

Untuk menikmati wisata budaya, wisatawan bisa mengunjungi Desa Budaya Pampang yang berjarak sekitar 20 km dari pusat kota. Pampang akan menampilkan atraksi budayanya dari suku Dayak Kenyah pada hari minggu.

Produk budaya dari Samarinda berupa ukir-ukiran dan pernak-pernik lainnya yang bisa didapatkan di Citra Niaga. Samarinda juga mempunyai produk tekstil yang bernamaSarung Samarinda dan Batik Ampiek, batik yang bermotif ukiran Dayak.

Produksi seragam batik sekolah untuk wilayah samarinda, untuk kalian yang akan mengorder batik di daerah samarinda, silahkan kunjungni website www.seragambatik.com serta nomor telepon yang dapat dihubungi di 082115069960 ( Andryan ) atau Whatsapp 082320744774 ( Arini )

 

 

 

PRODUKSI SERAGAM BATIK SEKOLAH UNTUK WILAYAH MAKASAR

PRODUKSI SERAGAM BATIK SEKOLAH UNTUK WILAYAH MAKASAR

 

seragam batik sekolah
seragam batik sekolah

Tak jauh berbeda dengan suku bugis, Suku Makassar atau Orang Mangasara sebagian besar menetap di daerah Sulawesi Selatan. Selain berprofesi sebagai pedagang, orang Makassar juga jago berlayar (senang merantau) dan itulah sebabnya jika suku bangsa ini terdapat juga di luar Indonesia, misalnya di Singapura dan Malaysia. Suku Makassar ini diakui akan kebudayaannya, dimana kebudayaan mereka tetap dilestarikan sampai sekarang dan tidak tergerus oleh modernisasi.

Salah satu kebiasaan yang cukup dikenal di Sulawesi Selatan adalah Mappalili. Mappalili (Bugis) atau Appalili (Makassar) berasal dari kata palili yang memiliki makna untuk menjaga tanaman padi dari sesuatu yang akan mengganggu atau menghancurkannya. Mappalili atau Appalili adalah ritual turun-temurun yang dipegang oleh masyarakat Sulawesi Selatan, masyarakat dari Kabupaten Pangkep terutama Mappalili adalah bagian dari budaya yang sudah diselenggarakan sejak beberapa tahun lalu. Mappalili adalah tanda untuk mulai menanam padi. Tujuannya adalah untuk daerah kosong yang akan ditanam, disalipuri (Bugis) atau dilebbu (Makassar) atau disimpan dari gangguan yang biasanya mengurangi produksi.

Sulawesi Selatan dengan beberapa suku aslinya memiliki kesenian yang telah mendarah daging sehingga provinsi ini kaya akan segala bentuk kesenian. Kesenian yang paling utama adalah dalam seni tari. Seni tari di Sulawesi Selatan biasanya dibawakan oleh penari-penari cantik dengan pakaian adat berupa baju bodo serta memakai sarung sutra dan membawa warna-warni ceria.

Ciri khas orang Makassar adalah berani, ulet, pantang menyerah, terbuka, spontan, suka merantau, setia kawan, demokratis dalam memerintah, dan jaya di laut. Sebagian besar orang Makassar bekerja sebagai pelaut. Namun, setelah mengalami perkembangan masyarakat dan budaya. Beberapa orang di Makassar banyak yang bekerja sebagai petani, nelayan, pengusaha, pedagang, guru, dan berbagai bidang di sektor pemerintahan dan sektor swasta. Sistem kekerabatan dalam Suku Makassar adalah bilateral, yaitu garis keturunan ditarik dari ayah dan ibu. Dalam kebudayaan Suku Makassar, dikenal adanya sistem strata sosial, yaitu bangsawan (karaeng), rakyat jelata (tumaradeka), dan abdi (ata). Wanita Makassar tidak boleh menikah dengan pria dari kasta yang lebih rendah, khususnya wanita keturunan bangsawan. Perkawinan terbaik adalah perkawinan antara laki-laki dan perempuan dengan derajat yang sama. Namun saat ini, prinsip kesepadanan ini sudah mulai bergeser.

Pakaian Adat Suku Makassar ini disebut dengan Baju Bodo. Ciri Baju Bodo ini yaitu memiliki bentuk segi empat, sisi samping pakaian atas yang dijahit, tidak berlengan, terbentuknya gelembung dibagian tubuh, tak ada sambungan jahitan dibagian bahu, terdapatnya hiasan berbentuk bulatan kepingan logam di seluruh bagian tepi, dan permukaan blus. Memakai Baju Bodo berdasarkan warna mesti mematuhi ketentuan yang terkait dengan usia penggunanya.

Produksi seragam batik sekolah untuk wilayah makasar, akan tetapi tetap saja untuk urusan sekolah semua instansi pendidikan yang ada di Makassar mengahruskan emnggunakan seragam, palagi sekarng ini seragam batik sekolah yang diharuskan digunakan apda hari tertentu dai hari belajar termasuk juga untuk para guru atau pengajar.

Produksi seragam batik sekolah untuk wilayah makasar, kini telah hadir untuk anda semua warga makasaar. Silahkan kunjungi website resmi kami di www.seragam-batik.com serta catat juga nomor telepon 082115069960 ( Andryan ) atau Whatsapp 082320744774 ( Arini )

Produksi seragam batik sekolah untuk wilayah papua

printing batik

Pulau Papua atau Guinea Baru (bahasa Inggris: New Guinea, bahasa Indonesia: Nugini) atau yang dulu disebut dengan Pulau Irian, adalah pulau terbesar kedua (setelah Tanah Hijau) di dunia yang terletak di sebelah utara Australia. Pulau ini dibagi menjadi dua wilayah yang bagian baratnya dikuasai oleh Indonesia dan bagian timurnya merupakan negara Papua Nugini. Di pulau yang bentuknya menyerupai burung cendrawasih ini terletak gunung tertinggi di Indonesia, yaitu Puncak Jaya (4.884 m). Nama Irian digunakan dalam Bahasa Indonesia untuk mengacu terhadap pulau ini juga terhadap provinsi, sebagaimana “Provinsi Irian Jaya”. Nama ini diusulkan pada tahun 1945 oleh Marcus Kaisiepo, saudara dari Gubernur yang akan datang Frans Kaisiepo. Nama ini diambil dari Bahasa Biak yang berarti beruap, atau semangat untuk bangkit. Nama ini juga digunakan dalam bahasa pribumi lain seperti Bahasa Serui, Bahasa Merauke dan Bahasa Waropen. Nama ini digunakan sampai tahun 2001 di mana pulau beserta provinsinya kembali dinamakan Papua. Nama Irian yang awalnya disukai oleh penduduk asli Papua, sekarang dianggap sebagai nama yang diberikan oleh Jakarta.

Suku – suku di Papua memiliki banyak hal-hal unik, seperti adat istiadat, bahasa, kuliner, hingga pakaian. Salah satu pakaian yang paling menggambarkan kebudayaan Papua secara umum adalah Koteka. Koteka adalah pakaian untuk menutup kemaluan pria dalam kebudayaan asli Papua. Secara harfiah, koteka sendiri bermakna pakaian yang berasal dari bahasa Mee. Suku Dani yang menempati daerah Bukit Balliem, Wamena, Jayawijaya, menyebut pakaian tradisional ini Horim/Holim. Sedangkan suku-suku di daerah lain di Papua memiliki sebutan tersendiri untuk koteka. Namun yang paling familiar adalah koteka. Koteka terbuat dari tumbuhan yang buahnya mirip seperti mentimun dengan bentuk yang agak panjang. lebih tepatnya koteka terbuat dari kulit buah labu-labuan yang berbentuk panjang dan berkulit keras, dan mempunyai nama latin Lagenaria Sicecaria. Orang Mee menyebutnya bobbe. Bobbe biasanya di tanam di kebun atau di halaman rumah. proses pembuatannya, bobbe dipetik (biasanya yang sudah tua) kemudian dimasukkan kedalam pasir halus. Di atas pasir halus tersebut dibuat api yang besar. Setelah panas kulit bobbe akan lembek dan isinya akan mencair, lalu biji-biji beserta cairan akan keluar dari dalam ruas bobbe. Setelah itu, bobbe digantung (dikeringkan) di perapian hingga kering. Setelah kering dilengkapi dengan anyaman khusus dan siap pakai sebagai koteka.

Akana tetapi jaman yang kian modern dan maju, tak semua penduduk atau suku di papua memakai koteka lagi, mereka sudah menggunakan baju – baju modern yang tidak ketinggalan jaman. Salah satunya batik, batik berhasil menembus pasar jual di papua dikarenakan saat ini media sudah mulai merambah di pulau papua sendiri. Produksi seragam batik sekolah untuk wilayah papua, saat ini tidaklah sulit untuk mendapatkan batik di pulau papua sana. Karena memang tesokong jaman dan kecanggihan untuk batik sekarang sudah luas untuk ranah pasanya.

Produksi seragam batik sekolah untuk wilayah papua, kalo tidak percaya silahkan kunjunngi website www.seragam-batik.com dan menghubungi nomor telepon 082115069960 ( Andryan ) atau Whatsapp 082320744774 ( Arini )

PRODUKSI SERAGAM BATIK SEKOLAH UNTUK WILAYAH MEDAN

PRODUKSI SERAGAM BATIK SEKOLAH UNTUK WILAYAH MEDAN

Jual Seragam Batik Murah
Jual Seragam Batik Murah

Pada zaman pemerintahan Belanda, Sumatera Utara merupakan suatu pemerintahan yang bernama Gouvernement van Sumatra dengan wilayah meliputi seluruh pulau Sumatera, dipimpin oleh seorang Gubernur yang berkedudukan di kota Medan. Setelah kemerdekaan, dalam sidang pertama Komite Nasional Daerah (KND), Provinsi Sumatera kemudian dibagi menjadi tiga sub provinsi yaitu: Sumatera Utara, Sumatera Tengah, dan Sumatera Selatan. Provinsi Sumatera Utara sendiri merupakan penggabungan dari tiga daerah administratif yang disebut keresidenan yaitu: Keresidenan Aceh, Keresidenan Sumatera Timur, dan Keresidenan Tapanuli. Dengan diterbitkannya Undang-Undang Republik Indonesia (R.I.) No. 10 Tahun 1948 pada tanggal 15 April 1948, ditetapkan bahwa Sumatera dibagi menjadi tiga provinsi yang masing-masing berhak mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri yaitu: Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Tengah, dan Provinsi Sumatera Selatan. Tanggal 15 April 1948 selanjutnya ditetapkan sebagai hari jadi Provinsi Sumatera Utara.

Medan adalah ibu kota dari Provinsi Sumatera Utara yang merupakan kota ketiga terbesar di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Penduduk Medan berjumlah lebih dari 2 juta jiwa yang terdiri dari berbagai etnis, seperti Batak, Jawa, Sunda, dan Tionghoa. Di Medan juga banyak suku etnis dari seluruh Indonesia yang datan untuk berbisnis. Kota ini juga rumah bagi warga keturunan Cina dan India yang cukup mendominasi. Daerah yang sangat indah di Sumatera Utara adalah sekitar Danau Toba, di sini hidup masyarakat Batak yang dibagi menjadi enam budaya, masing-masing memiliki bahasa, upacara, dan tradisi yang berbeda. Meskipun terisolasi secara geografis tetapi orang Batak memiliki riwayat hubungan dengan dunia luar.  Hubungan perdagangan antara dataran tinggi dan daerah lain pun berjalan baik yaitu pertukaran barang seperti garam, kain, dan besi, lalu yang diimpor ke wilayah ini seperti  emas, beras dan cassia (jenis kayu manis). Berbicara tentang budaya kerajinan Medan, tenunan merupakan seni kerajinan yang menarik dari suku Batak. Contoh tenunan ini adalah kain ulos dan kain songket. Ulos merupakan kain adat Batak yang digunakan dalam upacara-upacara perkawinan, kematian, mendirikan rumah, kesenian,dsb. Bahan kain ulos terbuat dari benang kapas atau rami. Warna ulos biasanya adalah hitam, putih, dan merah yang mempunyai makna tertentu. Sedangkan warna lain merupakan lambang dari variasi kehidupan. Tapi siapa sangka batik kini telah merambah dan telah memasuki duani pasar di kota Medan. Batik yang memang khalayak tahu berasal dari daerah Jawa, akan tetapi batik menjadi salah satu seragam atau pakaian yang bernasional di Indoensia.

Produksi seragam batik sekolah untuk wilayah Medan, jangan sangka produksinya pun kini telah merambah di daerah Medan. Jadi untuk warga masyarakat Medan yang memang gemar akan batik, jangan khawatir dan tidak perlu jauh untuk bisa mendapatkan batik. Produksi seragam batik sekolah untuk wilayah Medan, dalam modernisasi jaman kita dapat melakukan secara mudah di media online.  Ayo jangan ragu untuk visit www.seragam-batik.com dan jangan lupa catat nomor telepon 082115069960 Andryan, serta chat Whatsapp 082320744774 Arini.

 

Seragam batik pabrik murah

Seragam batik pabrik murah

Seragam batik pabrik murah
Seragam batik pabrik murah

Mendekati awal ajaran baru baik itu untuk sekolah dasar, menengah pertama, atau menengah atas pasti akan membutuhkan pakaian seragam, seragam putih atau batik tetapi yang menjadi sangat penting adalah seragam batik, kenapa dengan seragam tersebut menjadi penting di karenakan memang sangat istimewa kita sudah sangat mengetahui dengan sangat jelas bahwa batik menjadi warisan dunia oleh PBB dan kita patut bangga dengan menjadikan batik sebagai seragam. Akan tetapi seragam atau pakaian batik biasanya akan di tawarkan atau di bandrol dengan harga yang sangat mahal tetapi tenang saja anda tidak perlu khawatir dan takut karena kami mempunyai solusi yang sangat baik dan tepat yaitu denga memesan atau order kain batik kepada kami. Perusahaan atau tempat kami sudah sangat profesional dan kompeten dalam menangai kain batik sebagai seragam karena memang kami sudah sangat lama terjun dalam usaha ini. Serta kami sudah di kenal oleh pihak luas sebagai penyedia kain batik seragam yang sangat terbaik dan murah serta berkualitas tinggi. Bagi anda yang tertarik atau memang akan mempergunakan kain batik sebagai pakaian seragam sudah seharusnya dan rekomendasi memesan kepada kami supaya semua keperluan anda akan kain batik dipenuhi dengan selera anda. Kami juga akan menjelaskan proses paling penting dalam proses pengerjaan kain batik yang menjadi unggulan kami. seragam batik yang sudah sering kami tangani atau di pesan kepada kami dikerjakan dengan sangat serius dan teliti dengan mempergunakan metode yang sangat modern dan bahan yang terbaik supaya menghasilkan kain batik yang berkualitas tinggi. Proses pengerjaan mempergunakan metode printing dengan mesin yang sangat modern dan terbaru serta tidak akan merusah motif yang di hasilkan nantinya, pemilihan bahan kain juga sangat teliti sekali kami mempergunakan BSY, Satin Slik dan Katun ke 3 (tiga) bahan tersebut sudah sangat dikenal dengan kualitanya yang baik dan bagus dan tidak perlu di ragukan lagi kekuatannya. Bagaimana sungguh luar biasakan ?, tenang saja bagi anda yang masih ada keraguan kami akan mengirimkan sampel kain batik ke alamat anda, hanya perlu menghubungi admin atau cs kami di nomor 082115069960 (call/WA) maka kami kirimkan contoh untuk seragam batik untuk anda.

—————————————————-

Kami www.CetakBatikPrinting.com, menyediakan layanan Jasa Cetak Printing Batik untuk Cetak Printing Batik Sekolah, Cetak Printing Batik Kantor, Cetak Printing Batik Organisasi,  Cetak Printing Seragam  PNS, Cetak Printing Batik Daerah, Cetak Printing Batik Partai, Jasa Printing Batik Bandung, Jasa Printing Batik Sekolah, Seragam Batik Sekolah Murah, Seragam Batik Kantor, Seragam Batik Partai, Cetak Kain Motif, Jasa Print Tekstil, Jasa Print Batik Berkualitas,  dan Lain sebagainya. Informasi Pemesanan Hubungi kami di HP. 082115069960 (call/WA)  email : cetakbatik@gmail.com )